Standar & Ciri Khas Bangsa-bangsa Ayam yang ada di Dunia

Pada bagian ini hanya dibicarakan bangsa-bangsa ayam yang terkenal yang terdapat di dunia berdasarkan British Poultry Standards (1982). Sem gambar ayam dalam buku ini diambil dari British Poultry Standards dari Hawksworth (1982) dan Roberts (1997) dengan menggunakan teknik scan Sekitar tahun 1873, perkumpulan penggemar unggas di Amerika Serikat (American Poultry Association) menentukan standar klasifikasi ayam piaraan yang hingga saat ini secara garis besar masih digunakan untuk standar ayam piaraan di dunia. Salah satu standar klasifikasi tersebut adalah kelas.

A. Kelas Asia (Asiatic Class)

Terdapat tiga bangsa (breed) yang terkenal dalam ayam kelas Asia, misalnya Brahma (di India), Langshan (dari Cina), dan Cochin (dari Shang hai, Cina). Ketiga bangsa ayam dahulu dikembangkan menjadi ayam Amerika dan Inggris, tetapi bangsa aslinya sukar dijumpai. Tanda spesifik ayam Asia adalah bentuk badan besar, mempunyai sifat mengeram, cakar (shank) berbulu, tulang besar dan kuat, cuping telinga merah, dan kerabang telur cokelat.

1. Ayam Brahma
Ayam Brahma berasal dari India, yaitu di sekitar sungai Brahma Putra. Ayam Brahma dibawa ke Amerika pada tahun 1846 dan ke Inggris pada tahun 1953, terutama ayam yang berbulu terang. Bangsa aslinya sudah sukar ditemukan, tetapi keturunannya yang dinamakan Gray Chittagong masih ada. Tanda spesifik ayam Brahma adalah gerakannya lamban, jengger (comb) berbentuk pial, pertumbuhan bulu baik dan longgar, berat badan jantan 4,56-5,50 kg dan betina 3,65-4.33 kg. Ayam Brahma mempunyai tiga varietas, yaitu light (berbulu terang), dark (gelap), dan buff (keemasan).

Gambar Ayam Brahma

2. Ayam Langshan
Ayam Langshan berasal dari daratan Cina Utara dan dibawa ke Inggris pada tahun 1872, kemudian menyebar ke Amerika dibawa oleh para imigran. Ayam Langshan mempunyai tanda spesifik, yaitu tubuh lebih kecil dan pendek dibandingkan dengan ayam Brahma dan Cochin, tetapi kakinya di panjang, single comb, kerabang cokelat, ayam berdiri tegak, bulu tipis, show berbulu sedikit, berat badan 3,65 – 4,83 kg (jantan) dan 2,96 – 3.42 kg (betina). Varietas ayam Langshan yang terkenal adalah Langshan hitam da Langshan putih.

3. Ayam Cochin (Hen Fever)
Ayam Cochin diimpor ke Amerika tahun 1847 dan dikenal juga seba ayam Shanghai. Pada tahun 1946, dari Amerika dikirim ke Inggris dan me menangkan kontes yang diselenggarakan oleh ratu Victoria di Dublin. Karena gerakannya lamban seperti ayam sakit mata ayam ini mendapat julukan Hen Fever.
Ayam Cochin mempunyai tanda spesifik, yaitu bulu longgar dan teluh, gerakan lamban dan sukar berjalan sehingga seperti ayam sakit Di samping itu, ayam Cochin memiliki bulu kaki tebal. produksi telur sedikit, bersifa mengeram, single cam dan kulit kuning, kaki pendek, paruh dan shu serta kuku berwarna kuning. Varietas ayam Cochin yang dikenal adalah Buff. Partridge, White, dan Black Cochin.

Ayam Cochin (Hen Fever)

B. Kelas Amerika (American Class)

Ayam kelas Amerika dikembangkan untuk tujuan dwiguna (dual pur pose), yaitu memproduksi telur dan daging. Tanda-tanda umum ayam Amerika adalah warna kulit terang, kerabang telur cokelat kecuali telur ayam Lamona berwarna putih, cuping telinga merah,shank berwarna kuning, dan tidak berbulu. Bangsa (breed) ayam kelas Amerika yang terkenal adalah Plymouth Rock (PR), Rhode Island Red (RIR), Rhode Island White (RIW), Wyandotte, New Hampshire (NH), White American, Dominique, Java, Lamona, Jersey Black Giant, Jersey White Giant, Buckeye, dan Delawars.
Ayam New Hampshire dan Plymouth Rock dikembangkan sebagai ayam broiler karena produksi dagingnya cepat, warna kulit kuning, dan bulu terang. Umumnya, kedua ayam tersebut disilangkan dengan ayam Cornish sebagai penghasil ayam broiler.

1. Ayam Plymouth Rock (PR)
Ayam Plymouth merupakan ayam yang terkenal di Amerika. Tanda spesifik ayam ini adalah badan besar dan panjang dengan proporsi daging baik, produksi telur tinggi, jengger tunggal dengan lima gerigi, dan cincin mata merah. Berat badan ayam jantan 3,5-4,4 kg dan betina 2,75-3,5 kg Ayam White Plymouth Rock (WPR) dikembangkan sebagai penghasil ayam broiler karena bulunya putih dan mudah dicabut, serta kulitnya berwarna kuning. Varietas ayam Plymouth yang terkenal adalah Barred Plymouth Road (BPR) yang merupakan persilangan antara ayam Dominique dan Black Cochin, White Plymouth Rock, Silver Penceled Plymouth Rock, Columbian Partridge, Buff dan Blue Plymouth Rock

Ayam Plymouth Rock (PR)

2. Ayam Rhode Island Red (RIR)
Ayam Rhode Island Red (RIR) merupakan hasil persilangan antara Red Malay Games dan Shanghai merah yang seterusnya disilangkan dengan Brown Leghorn, Cornish, Wyandotte, dan Brahma. Bulu berwarna merah cokelat, kerabang telur berwarna cokelat, cuping telinga berwarna merah shank dan kuku berwarna kuning.
Varietas ayam Rhode Island Red (RIR) yang terkenal adalah Single Comb Rhode Island Red (RIR) dan Rose Comb Rhode Island Red (RCRIR). Ekor dan sayap agak gelap. Berat betina 2,5 – 3,0 kg dan berat jantan 4 kg. Konsumsi pakan cukup tinggi (165 g/ckor hari), kerabang telur berwarna cokelat, dan soliditasnya kuat.

Ayam Rhode Island Red

3. Ayam New Hampshire (NH)
Ayam New Hampshire (NH) merupakan keturunan ayam Rhode Island Red (RIR) yang dikembangkan di New Hampshire. Bulu tumbuh cepat dan cepat mencapai dewasa kelamin, telur besar, kulit kuning, dan jengger tunggal dengan lima gerigi. Bulu lebih terang dibandingkan dengan RIR, bulu utama hitam dengan bulu penutup ekor hitam dan ujung merah. Paruh merah tanduk, shank dan kuku kemerah-merahan. Ayam ini apabila dikawinkan dengan Cornish dari Inggris akan menghasilkan ayam broiler.

Ayam New Hampshire (NH)

4. Ayam Wyandotte
Ayam Wyandotte merupakan keturunan dari ayam Silver Sebright, Chittagong, Dark Brahma, Hamburg, dan White Cochin yang dihasilkan pada abad XIX. Bentuk tubuhnya bulat dengan bulu tebal, jengger berbentuk fose, kulit dan kaki berwarna kuning, cuping telinga berwarna merah, dan kerabang telur berwarna cokelat.
Ayam Wyandotte dikembangkan sebagai ayam tipe dwiguna. Varietas yang sangat terkenal adalah White Wyandotte yang dikembangkan sebagai ayam pedaging. Kelemahan ayam ini adalah apabila terjadi inbreeding terlalu Lama akan muncul gen letal yang menyebabkan kematian dan rapper kaki pendaki.

Ayam Wyandotte

C. Kelas Mediteran (Mediterranean Class)

Ayam kelas Mediterania terkenal karena bentuk badannya langsing dan produksi telumya cukup tinggi. Ayam ini berasal dari Laut Tengah (Medi on), intama dari Italia. Bangsa ayam yang dikenal dalam kelas ini adalah Leghorn dari Italia, Menara dari pulau Minorca, Ancona dari pulau Ancona, Butter Cap dari kepulauan Sisilia, serta Blue Andalusian dan Spanish dari Andalusia, Spanyol.
Tanda-tanda spesifik ayam kelas Mediterania adalah bentuk badan lebih kecil dibandingkan dengan ayam Asia, Inggris, atau Amerika, cuping telinga putih, cepat mencapai dewasa kelamin (4-6 bulan), produksi telur tinggi (284-300 butirtahun), tidak mengeram, kerabang telur berwarna putih kaki tidak berbulu, penampilan nervus, serta jengger tunggal dan lebar kecuali ayam yang mempunyai jengger Butter Cup Varietas-varietas yang terkenal dari ayam kelas Mediterania adalah Single Comb White Leghorn (SCW SCW Afinora dan Single Comb Ancona (SCA).

1. Ayam Leghorn
Ayam Leghorn berasal dari Italia. Tanda spesifik ayam Leghorn adalah bentuk tubuh ramping, paruh, kulit dan kaki berwarna kuning, bentuk jengger tunggal dengan 5 buah gerigi pada bagian depan tegak dan belakang rebah ke samping (meskipun ada comb rose). Ekor mencuat membentuk sudut 40° dengan ekor, bobot ayam dewasa 2,7 – 2.9 kg (jantan) dan 2,0-2,25 kg (betina). Produksi telur 284 – 300 butir/ekor/tahun. Kulit telur berwarna putih. Konsumsi pakan 110 g/ekor/hari meskipun ayam diberi pakan secara ad libitum.
Varietas ayam Leghorn yang terkenal adalah Single Comb White Leg horn (SCWL). Ayam ini tahan terhadap temperatur panas sehingga cocok untuk dikembangkan sebagai ayam petelur di daerah tropis. Ayam Leghorn sensitif terhadap stres, tetapi tidak memiliki sifat mengeram.

Ayam Leghorn

2. Ayam Minorca
Ayam Minorca berasal dari pulau Minorca di laut Mediterania dan merupakan bangsa ayam yang terbesar dari kelas Mediteran. Tanda spesifik ayam Minorca adalah tubuh panjang, dada bulat, punggung panjang dengan lekukan halus terhadap leher dan ekor, kulit berwarna putih, jengger tunggal dengan enam gerigi, dan pial besar. Berat jantan 3,20 – 3,6 kg dan berat betina 2.70 -3,00 kg.
Varietas ayam Minorca yang terkenal adalah Single Comb White Minorca (SCWM), Single Comb Black Minorca, dan Single Comb Buff Minorca (SCBM).

Ayam Minorca

3. Ayam Andalusian
Ayam Blue Andalusian berwarna biru seperti Blue Plymouth Rock perbandingan antara warna bulu hitam : biru : putih adalah 1 : 2:1. Warna kulit putih, paruh berwarna merah, dan kuku biru gelap. Bobot badan bervariasi antara 1,75 -2.5 kg untuk ayam betina dan 2,5 – 3,5 kg untuk ayam jantan.

Ayam Andalusian

4 Ayam Ancona
Ayam Ancona berasal dari Italia seperti Leghorn. Tanda-tanda spesifik avam Ancona adalah bentuk jengger sama dengan ayam Leghorn, warna bulu hitam kehijau-hijauan dengan bintik-bintik putih, paruh berwarna kuning dengan tepi hitam, berat badan 2,70 -2,95 kg pada ayam jantan dan 2,25 – 2,50 kg pada ayam betina.

Ayam Ancona

5. Ayam Butter
Cup Tanda spesifik ayam Butter Cup adalah bulu berwarna kuning keemasan dengan comb berbentuk piala (cup), kaki dan jari berwarna hitam, dan paruh berwarna tanduk terang. Pada ayam Butter Cup jantan, bulu pada kepala leher, dan dada berwarna oranye-merah bercahaya, sedangkan bagian yang lain berwarna hitam kehijau-hijauan dengan sedikit strip merah Pada ayam betina, bulu kepala berwarna kuning keemasan. Demikian pula, bulu sayap punggung, dan dada berwarna kecemasan dengan garis-garis hitam.

D. Kelas Inggris (English Class)

Ayam Inggris dikembangkan sebagai ayam dwiguna. Termasuk dalam bangsa ayam ini adalah Orpington, Cornish, Australorp, Dorking, Sussex, dan Red Cap. Tanda spesifik ayam Inggris adalah badan besar dan bentuk da baik, kulit berwarna putih, kecuali Cornish mempunyai kulit kuning, cuping telinga merah, kerabang telur cokelat kecuali Dorking dan Red Cup berkerabang putih, dan mempunyai sifat mengeram. Cornish jantan di kawinkan dengan NHS betina akan menghasilkan ayam broiler. Ayam Aus tralorp adalah ayam Orpington yang dikembangkan di Australia dan berbentuk mirip dengan ayam Kedu Hitam.

1. Ayam Orpington
Ayam Orpington dikembangkan pertama kali di Orpington, Kent Coun try oleh William Cook. Tanda-tanda spesifik ayam Orpington adalah tubuh besar dengan bentuk panjang, dalam dan bulat, dada penuh, tulang pendek, berat, bulu longgar, dan single comb. Jenis ayam ini kurang populer sebagai ayam potong karena kulitnya putih, juga kurang baik sebagai petelur karena telurnya kecil. Varietas ayam Orpington yang terkenal adalah ayam Buff White, Black, dan Blue Orpington.

Ayam Black Orpington
Ayam Buff Orpington

2. Ayam Australorp
Ayam Australorp dikembangkan di Australia dari keturunan Black Orpington yang telah beradaptasi. Tanda-tanda spesifik ayam Australorp adalah badan lebih kecil dibandingkan dengan ayam Black Orpington, bulu rapat dan hitam, jengger tunggal, punggung panjang dan tegak, kaki dan kuku berwarna hitam gelap, tetapi pada telapak kaki berwarna putih dan kerabang telur berwarna cokelat. Ayam Australorp sering dikawinkan dengan betina White Leghorn dan menghasilkan Austra White.

Ayam Australorp

3. Ayam Cornish
Ayam Cornish terkenal karena warna kulitnya kuning dan dikem bangkan sebagai ayam broiler. Tanda-tanda spesifik ayam Cornish adalah badan tertutup bulu yang kompak dengan daging baik pada dada maupun paha, bentuk tubuh besar dan dalam. Anak ayam relatif berat, bentuk comb pea kecil, warna kulit, kaki, dan jari kuning, serta kerabang telur berwarna cokelat. Berat ayam dewasa betina 3,0-3,5 kg dan ayam jantan 4-4,5 kg.
Varietas ayam Cornish yang terkenal adalah Dark Cornish, Silver Cornish, White Cornish, dan Buff Cornish. Persilangan untuk menghasilkan ayam broiler dilakukan dengan cara sebagai berikut.

a. Silver Cornish jantan disilangkan dengan New Hampshire betina akan menghasilkan ayam berwarna terang dan menyerupai Silver Cornish.
b. Silver Cornish betina disilangkan dengan New Hampshire jantan akan menghasilkan ayam jantan seperti Silver Cornish dan ayam betina seperti New Hampshire.

Ayam Sussex

4. Ayam Dorking
Ayam Dorking berasal dari Inggris, mempunyai S buah jari, warna kerabang telur putih pink. Warna bulu gelap, merah, silver, dan putih. Berat ayam jantan 3.6-5 kg dan betina 3,6-4,5 kg.

E. Kelas Prancis (French Class)

Ayam Prancis biasanya dipelihara sebagai ayam hias, terdapat empat breed dari kelas ini, yaitu sebagai berikut.
1. Houdan adalah ayam tertua di Prancis. Ciri khas ayam ini adalah mempunyai mahkota (crest), janggut (beard). jengger membentuk huruf V, dan mempunyai 5 buah jari. Warna kerabang telur putih, warna bulu hitam, hijau, atau putih. Berat ayam jantan 3,2-3,6 kg dan betina 2,7-3,2 kg.
2. Creve Coeur dengan ciri utama mempunyai mahkota, janggut, jengger membentuk huruf V, paruh berwarna hitam, kaki berwarna biru, kaki berbulu, dan telur berwarna putih. Berat ayam jantan 4,1 kg dan betina 3.2 kg
3. Faverolles dengan ciri utama warna bulu hitam, biru, putih, bull telur berwarna bintik-bintik. Berat ayam jantan 3,6-4,5 kg dan betina 2.9 – 3.8 kg.
4. La Fleche dengan ciri utama warna bulu hitam kehijauan, telur ber bintik-bintik Berat ayam jantan 3,6-4,1 kg dan betina 2,7-3,2 kg.

F. Kelas Polandia (Polish Class)

Ayam kelas Polish merupakan ayam hias dan hanya ada satu breed yang terdiri atas 18 varietas. Ayam Polish mempunyai mahkota (crest) dan janggut (beard)

Ayam Polandia

G. Kelas Hamburg (Hamburg Class)

Ayam kelas Hamburg berasal dari Jerman dan Belanda. Jenis ayam memiliki badan kecil dan dikenal sebagai ayam hias. Telur berwarna putih. warna bulu silver atau hitam-putih, jengger pea, berat ayam jantan berat ayam jantan 2,25 kg dan betina 1,8 kg

Ayam Hamburg (Jerman)

H. Kelas Kontinental (Continental Class)

Ayam kelas Kontinental terdiri atas dua breed, yaitu Campine asal Belgia dan Lakenvelder yang berasal dari Jerman. Warna bulu ayam Campine umumnya lurik (barred) dengan bulu leher putih, perak, atau kuning emas. Kerabang telur berwarna putih. Berat ayam betina 2,25 kg dan ayam jantan 2.70 kg.
Ayam Lakenvelder berasal dari Jerman. Warna favorit adalah putih perak dengan leher dan ekor hitam-cokelat. Berat ayam betina 2 kg dan jantan 2.25 -2.70 kg.

1. Kelas Ornamental (Ornamental Class)
Ayam kelas Ornamental terdiri atas enam breed, yakni sebagai berikut.
A. Booted White Bantam: badan kecil; terdapat bulu pada kaki dan jari; warna bulu hitam atau putih salju; berat 0,8 kg dan 0.7 kg untuk jantan dan betina.
B. Japanese Bantam. badan, punggung, dan kaki pendek, tetapi berekor panjang (lihat Gambar 21): warna bulu hitam, grey, atau biru; berat 0,51-0,62 kg
C. Mille Fever Booted Bantam: warna hitam atau putih; kaki berbulu.
D. Rosecomb Bantam: berasal dari Inggris; telur putih krem; cuping telinga putih; warna bulu hitam, biru, atau putih; berat 0,5-0,62 kg.
E. Silkiss: kulit berwarna hitam; bulu kapas; 5 buah jari; terdapat bulu pada kaki, kepala berjenggot; berasal dari Asia (Cina); berat 1,3 kg untuk jantan dan 0,9 kg untuk betina.

Ayam Yokohama


2 thoughts on “Standar & Ciri Khas Bangsa-bangsa Ayam yang ada di Dunia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *