Poultry Farm

Unggas adalah hewan yang termasuk di dalam kelas Aves yang telah didomestikasikan dan perkembangbiakan serta cara hidupnya diatur oleh manusia agar memberikan nilai ekonomis dalam bentuk barang dan jasa. Sebagai sumber protein hewani asal ternak, unggas merupakan produser daging yang paling cepat dan ekonomis dibandingkan dengan ternak lain selain babi.

Daging unggas termasuk salah satu makanan bergizi tinggi yang paling dapat diterima oleh setiap orang karena kandungan lemaknya relatif rendah dibandingkan dengan daging ternak ruminansia sehingga digunakan sebagai makanan dietetik.

Di samping penghasil daging, unggas juga berperan sebagai penghasil telur, yang merupakan sumber pangan bagi manusia. Seperti halnya daging unggas, telur adalah makanan bergizi tinggi. Harga daging unggas dan telur relatif murah sehingga dapat terjangkau oleh segala lapisan masyarakat. Oleh karena keluwesannya maka unggas merupakan sumber protein hewani yang paling potensial bagi masyarakat.

Mengingat pentingnya mengkonsumsi daging ayam sebagai sumber protein hewani bagi manusia dan dapat diusahakan (dibesarkan) dalam waktu relatif singkat, maka hewan unggas ini menjadi tumpuan pilihan dan banyak diternakkan secara komersial di berbagai belahan dunia, termasuk di Indonesia. Cepatnya masa panen yang dicapai dari usaha pembesaran ayam menjadikannya hewan unggas tersebut sebagai primadona para peternak ayam.

Berikut ini beberapa informasi tentang Ternak Unggas yang dapat saya share untuk teman-teman semua

1. Sejarah Unggas
2. Sejarah Perunggasan di Indonesia
3. Perkembangan Ayam Broiler & Layer di Indonesia
4. Pemeliharaan Anak Ayam Broliler & Layer
5. Makanan dan Saluran Pencernaan Unggas
6. Standar & Ciri Khas Bangsa-bangsa Ayam yang ada di Dunia
7. Jenis Dan Tipe Ayam Komersial
8. Jenis Dan Tipe Ayam Komersial (Strain Modern)

Alur Timbal Balik Industri Perunggasan dengan Industri Penunjang

Ilmu pengetahuan tentang unggas (poultry) baik mengenai prinsip pemeliharaan secara teoretis ataupun praktis, serta ilmu tentang produksi, reproduksi, genetik, teknologi hasil unggas dan pemasarannya dinamakan ilmu ternak unggas (poultry science) Bersamaan dengan berkembangnya poultry science berkembang pula beberapa usaha yang berkaitan erat dan saling mendukung dalam pengembangan ternak unggas, antara lain sebagai berikut

Alur Timbal Balik Industri Perunggasan dengan Industri Penunjang
  1. Pabrik vaksin yang menggunakan telur fertil sebagai bahan dasar.
  2. Pabrik farmasi dan kosmetika yang memanfantkan putih dan kuning telur sebagai bahan utama.
  3. Pabrik pakan ternak (feedmill) sebagai penunjang utama pakan unggas.
  4. Pabrik obat-obatan untuk ternak.
  5. Pabrik SAPRONAK (Sarana Produksi Peternakan) antara lain kandang baterai, tempat pakan, tempat minum, tempat telur (egg tray), brooder, mesin tetas, alat-alat inseminasi buatan, dan lain-lain.
  6. Home industri yang memanfaatkan bulu untuk shuttlecock, cakar ayam untuk membuat souvenir, kulit burung wrich untuk Jaket, dan lain-lain.
  7. Industri pasca panen misalnya ayam goreng, tepung telur sosis ayam dan telur asin.
  8. Pertanian secara terpadu dengan peternakan karena memanfaatkan kotoran dan kompos sebagai pupuk kandang.

Hasil pokok dari unggas adalah daging dan telur, sementara hasil sampingan berupa bulu dan kotoran serta kesenangan (ornamental) sebagai hasil khusus. Peranan unggas dari tahun ke tahun semakin meningkat. Hal ini dapat dimengerti karena unggas mampu memberikan kontribusi yang tinggi terhadap pembangunan bidang pertanian, khususnya subbidang peternakan.

Untuk teman-teman pelaku budidaya unggas bisa mencoba untuk membudidayakan ikan lele di sekitar farm/kandang dengan memanfaatkan lahan sisa dan limbah ternak yang ada, hal ini akan sangat membantu perekonomian kita, berikut saya berikan sedikti metode untuk pemula yang ingin mencoba membudidayakan ikan lele menggunakan metode bioflok:
1. Budi Daya Lele Sistem Bio Flock Menggunakan Kolam Terpal
2. Persiapan Budi Daya Lele Sistem BioFlock
3. Cara Pembuatan Kolam Terpal Untuk Budidaya Lele
4. Persiapan Proses Pemeliharaan Lele
5. Persiapan & Pengelolaan Air Kolam Sebelum Bibit di Tebar
6. Tahap Pemeliharaan Ikan Lele
7. Kendala Budidaya Lele dan Penanganannya
8. Panen, Pascapanen, dan Pemasaran
9. Analisis Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflock