1. Membangun Sebuah Team

Tak ada yang lebih penting bagi sebuah StartUp selain membentuk sebuat Team yang kuat. sebuah team dengan passion, energi, konsentrasi, keseimbangan fleksibilitas dan sinergi akan tumbuh dengan kuat bahkan meski tren dan lingkungannya berubah. Bagi Venture Capitalist bisa cukup hanya dengan mengandalkan kekuatan sebuah team saat mempertimbangkan ketika akan berinvestasi pada Startup yang baru didirikan

Dalam menganalisasis startup, para investor akan menghabiskan sebagian besar waktunya untuk menganalisis tim dalam perusahaan tersebut. Kualitas tim menentukan keputusan investor untuk memercayakan modalnya dalam perusahaan tersebut atau tidak. Tiga angel investor (Seorang investor yang meng gunakan dana pribadinya un tuk berinvestasi pada sebuah startup dengan imbalan saham perusahaan tersebut) terkenal-Ron Conway, Chris Dixon, dan Ashton Kutcher-semua mengamini pen dapat ini.

sebuah tim yang baik adalah yang bersemangat, fleksibel, dan jujur Sebagai tambahan, sebuah tim juga harus memahami kultur perusahaan dan bersama-sama mewujudkan visi CEO-nya bagi kemajuan perusahaan. Tentu saja, jenis anggota tim yang Anda butuhkan bergantung pada jenis perusahaan yang Anda miliki. Penting untuk selalu konsisten saat Anda merekrut anggota tim. Mereka merekrut anggota tim yang bisa diandalkan, pekerja keras, dan bisa berbagi selera humor serta visi dengan anggota tim yang sudah ada.

Lalu, di mana Anda bisa menemukan anggota tim yang baik? Banyak pendiri perusahaan meminta teman-teman dekat, rekan kerja, dan mantan teman sekelas mereka, lalu memilih satu di antaranya, yang mereka percaya bisa membentuk kerja sama yang baik. Sementara yang lain merekrut anggota-anggota tim dari acara, inkubator, dan lokakarya startup. Anda juga bisa bertanya kepada ad-visor (Seorang yang bertindak sebagai Penasihat) untuk merekomendasikan anggota tim.

Tips dari Facebook: Cara Membentuk Tim yang Baik

Untuk menggambarkan pentingnya membentuk tim yang baik, ini lah cara dan alasan Mark Zuckerberg, CEO dan Founder Facebook, merekrut Sheryl Sandberg. COO Facebook. Mark memiliki passion di bidang komunikasi dan ingin membantu orang-orang dari seluruh dunia berbagi informasi dan saling berhubungan satu sama lain melalui Facebook. la memulai proyeknya saat masih menjadi mahasiswa di Universitas Harvard Meski bersemangat dan energik, Mark belum menciptakan model bisnis untuk mempertahankan pertumbuhan Facebook. Maka pada 2008, perlu baginya untuk merekrut Sheryl Sandberg, wakil presiden pemasaran dan operasional online global di Google Bagaimana Mark melakukannya? Mark bertemu Sheryl pada sebuah pesta Natal di Silicon Valley, la tahu bahwa Sheryl sangat berprestasi: Sheryl telah menyokong dan mengembangkan penjualanan online Google sejak awal. Mark secara alamiah cukup terkesan dengannya. la sering mengundang Sheryl untuk makan malam dan menghabiskan lebih dari seratus jam untuk mengenalnya lebih dekat. Sampai di titik ini, banyak investor Facebook menyadari bahwa Sheryl akan menjadi pilihan terbaik untuk memimpin tim manajemen Facebook. Sejak semula Sheryl bergabung dengan Facebook, ia mulai memikirkan bagaimana meningkatkan pendapatan Facebook.
Mark selalu berpikir Facebook akan mampu mendapatkan penghasilan selama masih dianggap sebagai media sosial yang keren. Sheryl tidak setuju dengannya dan justru percaya bahwa iklan-lah yang akan meningkatkan pendapatan Facebook. la memilih untuk fokus pada hal ini. Dengan arahan baru Sheryl yang berfokus pada iklan, Facebook mendapatkan banyak keuntungan, Sheryl mampu menangkap visi dan teknologi Mark lalu mengubahnya menjadi sebuah bisnis yang menguntungkan Keduanya saling menghormati dan melengkapi kekuatan masing masing. Mereka adalah contoh mengagumkan tentang pentingnya sebuah tim

Rekrut Orang yang Lebih Pintar dari pada Anda

Evernote adalah startup pengelolaan dokumen online populer dan Silicon Valley dengan lebih dari 34 juta pengguna di seluruh dunia Phil Libin, CEO Evernote. menekankan pentingnya sumber daya manusia dan merekomendasikan untuk merekrut orang yang lebih pintar daripada Anda. Banyak CEO di Silicon Valley yang juga memercayai hal ini.
Baru-baru ini, strategi rekrutmen ini menjadi populer di Jepang Hirofumi Kasuga adalah CEO Social Recruiting, perusahaan rekrutmen yang menggunakan Facebook dan Renren, yang tengah berkembang pesat la menekankan pentingnya merekrut orang yang bisa berbagi visi perusahaan dan memiliki keterampilan yang lebih baik daripada Anda Akan tetapi, bagaimana Anda bisa merekrut orang yang lebih pintar daripada Anda? Shigetoshi Umeda, pendiri perusahaan Jepang DENNOU, startup iklan online pertama dunia yang menggunakan layanan iklan vlewable time (Rentang waktu penayangan iklan di Layar pengguna) pernah menghadapi masalah ini la menemukan bahwa cukup menantang untuk merekrut sosok berpengalaman dari perusahaan yang sudah mapan la bisa mengatasi tantangan ini dengan strategi strategi berikut
1. Tawarkan pilihan saham
2. Jadwalkan pertemuan yang cukup sering
3. Bangun hubungan atas dasar saling percaya

jika Anda berhasil merekrut orang yang lebih pandai dari pada Anda, startup Anda akan memiliki potensi dan kemungkinan sukses yang lebih tinggi Tak peduli seberapa menantangnya.
penting untuk melakukannya karena hal ini merupakan bagian tak terpisahkan bagi kesuksesan sebuah startup

Point Penting :
A. Organisasikan anggota team dengan tepat untuk tiap tahapan
B. Pastikan tiap anggota di butuhkan dalam team
C. jangan menyuruh team anda melakukan semua pekerjaan (gunakan Outsourching)


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *