Persiapan & Pengelolaan Air Kolam Sebelum Bibit di Tebar

Manajemen air merupakan pondasi dasar keberhasilan dalam budi daya lele sistem Bioflock Karena itu, persiapan air kolam sangat penting dilakukan. Langkah pertama dalam persiapan air, yaitu menentukan jenis air yang akan digunakan.

persiapan air kolam

Pada sistem budi daya lele Bioflock, pengelolaan air kolam sebelum tebar dilakukan selama 10 hari. Jika setelah 10 hari air kolam masih berwarna hijau. kemungkinan terdapat koloni alga di dalam kolam. Koloni Alga yang mungkin ada di kolam adalah green algae atau blue green algae. Jika yang terdapat di kolam adalah green algae, tidak menjadi masalah. Lain halnya blue green alga yang hadir. itu sangat berbahaya karena beracun. Untuk memperjelas pembudidaya, terutama pemula, berikut tahapan proses pengolahan air kolam sebelum tebar benih.

Hari ke-1
Isi kolam dengan air sebanyak 60–70 cm (Aerasi mulai berjalan)
Garam sebanyak 1,5-2 kg/m
Dolomit (kaptan) 200gr/m (disaring)

Hari ke-2
750 ml molase
600 ml probiotik
225 gram terigu
600 gram garam (pagi hari)
Untuk Diameter kolam 2 meter

Tunggu 3-7 hari sesuai kondisi air
Aklimatisasi dan tebar benih.
puasakan selama 2-3 hari

proses menebar benih lele

Aktifitas harian 2 hari setelah tebar benih

  • Hari ke 2 setelah benih ditebar. ganti air sebanyak 1% pada pagi hari. Setelah itu, berikan 15ml molase dan 15ml probiotik
  • Berikan 15ml probiotik setiap hari, sebelum pemberian pakan pada pagi hari.
  • Hari ke 3-4 atau lihat faktor flok dan tingkat stres ikan berikan pakan kembali dengan perhitungan: 5% x berat benih total x 80% (tingkat kekenyangan ikan dalam 1 hari).
  • Persiapan pakan: Pakan bisa difermentasikan atau bisa juga dibibis.
  • Campurkan vitamin C dan antibodi ke air kolam selama 4 hari berturut-turut.
  • Buang atau ganti air endapan sebanyak 1% dilakukan pada pagi hari sebelum pemberian pakan. Matikan aerator atau blower 15-30 menit sebelum membuang air endapan.

Pemeliharaan air dari hari ke-8 hingga ke-10 Puasakan ikan.

  • Cek kondisi flok (minimum 50 ml/liter dan maksimum 150 ml/liter). Ganti air 25-30%, jika flok mencapai angka maksimum atau kondisi air terlampau buruk
  • Sampling bobot lele dan cek kesehatannya.
  • Lakukan sortir tiap 15-21 hari.

Pemeliharaan mikroba:

  • Berikan garam sebanyak 500 gram/m³
  • (dilarutkan di luar) atau penambahan airnya dari tandon yang sudah diberi garam
  • Dolomit sebanyak 100 gram/m³ airnya saja.
  • Probiotik sebanyak 25 ml/m³ dan molase sebanyak 100 ml/m³ pada pagi hari.

Proses persiapan formula Bioflock dan kolam (aerasi) harus dilakukan dengan benar dan tepat. Apabila semua proses berjalan dengan baik, flok akan berwarna coklat kekuningan. Warna air kolam coklat kekuningan. Tanda atau gejala proses persiapan air kolam berlangsung dengan benar. Kandungan protein pada flok mencapai 35–50%. Setelah 7-10 hari pengelolaan, air di kolam sudah dapat digunakan untuk tahapan selanjutnya.

Berikut warna flok dan kondisinya.

warna air dan kondisi flock

Lanjut Ke >> Tahap Pemeliharaan Ikan Lele


Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *