Analisis Usaha Budidaya Lele Sistem Bioflock

A. Asumsi

  • Kolam yang digunakan kolam diameter 2 meter dan tinggi 170 cm sebanyak 1 buah
  • Benih lele yang akan dibesarkan sebanyak 4.000 ekor
  • Benih yang digunakan ukuran 7-9 cm
  • Panen ukuran 8-10 ekor/kg
  • Satu periode pembesaran selama 2,5-3 bulan
  • Penyusutan kolam selama 10 periode 7 Data asumsi dibuat pada bulan September 2017.

B. Analisis Usaha

  • Biaya Investasi Kolam terpal
    Rp 2.500.000
  • Biaya Operasional per Periode
Biaya Operasiona per Periode
  • Keuntungan per Periode
    = Pendapatan = Jumlah panen Harga jual
    = 500 kg x Rp 500/kg
    = Rp 8.250.000
  • Keuntungan per periode
    = Pendapatan – Biaya operasional per periode
    = Rp 8.250.000 Rp4.751.307
    = Rp 3.498.693
  • Keuntungan per bulan
    = Keuntungan per periode : 3 bulan
    = Rp 3.498.693 : 3 bulan
    = Rp 1.166.231
  • Pengembalian modal
    = Biaya operasional per periode : keuntungan per periode
    = Rp 4.751.307 : Rp 3498693
    = 1,35 periode
    = 4,05 bulan
  • Efisiensi Modal
    = (Keuntungan per periode : Biaya operasional per periode) x 100%
    = (Rp 3.498.693 : Rp 4.751.307) x 100%
    = 73.6%
  • Benefit Conversion Ratio (BCR)
    = Pendapatan : Biaya operasional per periode
    = Rp 8.250.000 : Rp 4.751.307
    = 1.74 call modal
  • Break Event Point (BEP)
    = Biaya operasional per periode : Harga jual
    = Rp 4751307 : Rp16.500
    = 287.95 kg
  • Break Event Point Harga Jual
    = Biaya operasional per periode : Jumlah panen
    = Rp 4.751.307 : 500
    = Rp 9.503

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *