Manajement Proyek Sistem Informasi & Perubahan

Overview of project management knowledge area

Tujuan dari pembelajaran Mata kuliah ini nantinya diharapkan kita mampu menguasai konsep & kerangka kerja manajemen proyek teknologi informasi, mampu merencanakan dan mengeksekusi rencana proyek teknologi informasi dan mampu mengendalikan dan menutup proyek teknologi informasi. Penekanan perkuliahan adalah analisis kebutuhan-kebutuhan dan konsistensi dalam menjalankan proyek, sesuai dengan knowledge area yang ada dalam Ilmu Manajemen Proyek umum

Manajemen proyek adalah suatu disiplin ilmu pada era tahun 1950’an Bangsa amerika yang pertama kali menggunakan ilmu manajemen proyek. Henry Gantt dapat dikatakan bapak dari ilmu manajemen proyek dan namanya pun menjadi metode yang digunakan bernama Gantt Chart. Perlu diingat bahwa mempelajari Manajemen Proyek itu tidak terlalu sulit karena didalamnya terdapat hal-hal yang terbiasa dilakukan oleh manusia hanya ditambahkan sedikit logika dan aturan yang khusus. Sedangkan Proyek itu usaha yang harus dilakukan dari awal hingga akhir pada suatu kejadian yang mempunyai batasan waktu, anggaran, sumber daya yang dibutuhi oleh pelanggan. Meski pada akhir tujuan dari adanya proyek adalah untuk memuaskan pelanggan.

manajemen proyek adalah suatu cara mengelola, mengarahkan dan mengkoordinasikan sumber daya (manusia/material) disaat mulainya sebuah proyek hingga akhir untuk mencapai suatu tujuan yang dibatasi oleh biaya, waktu dan kualitas untuk mencapai kepuasan.

Pengelola dalam sebuah proyek disebut sebagai Proyek Manager (PM). Proyek Manager bertanggung jawab untuk mengatur dan mengawasi semua kegiatan pelaksanaan proyek. agar sesuai dengan standart kualitas, biaya dan waktu. Dan tentunya selalu bertanggung jawab untuk selalu berkomunikasi dengan tim, atasan (owner) dan pelanggan (user). Maksudnya manajer harus mampu memberikan contoh tehnik mampu mengambil keputusan yang tepat dan pemimpin yang dapat memberikan informasi berupa laporan kepada atasan

Software Project Management

Work Breakdown Structure (WBS)
WBS adalah suatu metode pengorganisaian proyek menjadi struktur pelaporan hierarakis. WBS digunakan untuk melakukan Breakdown atau memecahkan tiap proses pekerjaan menjadi lebih detail.hal ini dimaksudkan agar proses perencanaan proyek memiliki tingkat yang lebih baik

Mengapa Perlu WBS.?

  • Meningkatkan akurasi dan kelangkapan pendefinisian proyek, karena WBS melibatkan manajer fungsional dan personel untuk saling ikut membantu menganalisis.
  • Menjadi dasar anggaran dan penjadwalan.
  • Alat control pelaksanaan proyek, karena WBS dapat membandingan antara penyimpangan biaya dan jadwal paket kerja.
Contoh Work Breakdown Structure (WBS)

Critical Path Method (CPM) adalah prosedur yang menggunakan analisis jaringan untuk mengidentifikasi tugas-tugas yang berada di jalur kritis: yaitu di mana setiap keterlambatan dalam penyelesaian tugas-tugas akan memperpanjang skala waktu proyek

Tujuan dan Manfaat Critical Path Method (CPM)

  1. Memetakan semua langkah yang diperlukan untuk menyelesaikan proyek dan mengidentifikasi jadwal untuk setiap prioritas dan urutan yang terlibat.
  2. Menunjukkan hubungan tiap-tiap kegiatan terhadap keseluruhan proyek.
  3. Mengidentifikasikan hubungan yang harus didahulukan di antara kegiatan.
  4. Menunjukkan perkiraan biaya dan waktu yang realistis untuk tiap kegiatan.
  5. Membantu penggunaan tenaga kerja, uang dan sumber daya lainnya dengan cara mencermati hal-hal kritis pada proyek.
Contoh Gant Chart

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *