CyberPreneurship

Istilah cyberpreneurship menurut wikipedia, berasal dari kata infopreneur. Infopreneur berasal dari kata “Information” dan “enterpreneur”.

Infopreneur adalah orang yang bisnis utamanya adalah berbagi dan menjual informasi elektronik. contoh : membuat blog (website), memasarkan produk sendiri atau produk orang lain. Sebenarnya profesi ini sudah ada sebelum internet berkembang pesat. Biasanya mereka menjual informasi melalui audio cd, cd rom, video, talk show, conference, dll.

Dengan adanya internet, seorang enterpreneur yang menghasilkan uang dengan cara menjual informasi melalui internet. Dengan begitu pangsa pasar menjadi lebih luas karena internet bisa diakses dari seluruh penjuru dunia. Entreprenurship berasal dari bahasa Prancis yg mempunyai arti kewirausahaan, yaitu suatu usaha menciptakan organisasi produktif, hal yang di butuhkan adalah keberanian, keutamaan, atau keperkasaan dalam berusaha dengan bersandar pada kekuatan sendiri.
Technopreneurship merupakan proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya, dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional.

Cyberpreneurship adalah suatu langkah atau cara untuk mempromosikan suatu barang / jasa melalui tekhnologi internet. dalam hal ini usaha dan bisnis yang dipromosikan menggunakan brosur eletronik yang dikenal dengan homepage pada internet.

ENTERPRENEURSHIP

  • Disiplin ilmu yg mempelajari ttg nilai, kemampuan dan perilaku seseorang dlm menghadapi tantangan hidupnya.
  • Hasil dari suatu disiplin, proses sistematis penerapan kreativitas dan keinovasian dlm memenuhi kebutuhan dan peluang di pasar.
  • Keberhasilan: bila berpikir dan melakukan sesuatu yg baru atau sesuatu yg lama yg dilakukan dg yg baru (“thinking and doing new things or old things in new ways”).
  • Unsur-unsur: motivasi, visi, komunikasi, optimisme, dorongan semangat, dan kemampuan memanfaatkan peluang.
  • Ciri & Watak: percaya diri, berorientasi pd tugas dan hasil, pengambil risiko, kepemimpinan, keorisinilan, berorientasi pd masa depan.

7 langkah proses kreatif :

  1. persiapan (preparation),
  2. penyelidikan (investigation),
  3. transformasi (transformation),
  4. penetasan (incubation),
  5. penerangan (illumination),
  6. pengujian (verification),
  7. implementasi (implementation).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *